logo

Jum'at, 10 September 2010

Rolling Pegawai

  Informasi rolling pegawai terbaru

  tanggal 15 juli 2010, silahkan

  dapat didownload disini

Kegiatan Selanjutnya

No events

Layanan Informasi Online

  Konfirmasi apapun, lewat jalur ini.
  Kami siap membantu anda.
     Yahoo! Messenger

  CS 1 :  dtdd_bandung

Login




Beranda Berita Amanat Menkeu Pada Upacara Peringatan Hari Pabean Internasional Ke-58
Amanat Menkeu Pada Upacara Peringatan Hari Pabean Internasional Ke-58
Diupload oleh Administrator   
Jumat, 12 Februari 2010 01:26
AMANAT MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
PADA UPACARA PERINGATAN
HARI PABEAN INTERNASIONAL KE-58
TANGGAL 26 JANUARI 2010

Para Pejabat Eselon I Departemen keuangan, para Pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, para pejabat perwakilan negara sahabat, para undangan serta seluruh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang saya banggakan,

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.

Pada kesempatan yang berbahagia dan Insya Allah penuh berkah ini, marilah bersama-sama kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya kita semua dapat berkumpul disini untuk memperingati Hari Pabean Internasional Ke-58.

Lima puluh delapan tahun yang lalu, diprakarsai oleh beberapa negara yang menyadari arti pentingnya harmonisasi dan standarisasi prosedur kepabeanan global, serta keyakinan bahwa pengembangan dan perbaikan di bidang teknis kepabeanan akan menjadi perhatian para pihak yang terlibat dalam perdagangan internasional, diambillah satu kesepakatan untuk membentuk wadah kerjasama pabean sedunia yang diwujudkan dalam Custom Coordination Council yang dalam perkembangannya lebih dikenal secara luas sebagai World Customs Organisation.

Dalam perdagangan internasional, administrasi pabean menjalankan peranan yang unik yaitu melakukan pengawasan terhadap pergerakan barang lintas batas, tetapi pada saat yang bersamaan, pengawasan yang dilakukan tidak boleh mengakibatkan terlambatnya pergerakan barang tersebut, sebaliknya administrasi pabean justru harus memfasilitasi pergerakan barang lintas batas. Menyadari peranan yang unik ini, maka untuk meningkatkan peranan administrasi pabean baik sebagai fasilitator maupun sebagai pengawas pergerakan barang lintas batas, WCO dalam menjalankan misinya tidak semata-mata memberikan perhatian terhadap pengembangan institusi kepabeanan itu sendiri, tetapi juga mencoba merumuskan berbagai bentuk kerjasama yang dapat dilakukan antara administrasi pabean dengan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam perdagangan internasional.

Saudara-saudara yang saya hormati,
Sebagaimana kita ketahui bersama, pada dekade awal abad ke-21 ini, telah terjadi krisis ekonomi global yang diawali dari krisis ekonomi di satu negara yang kemudian secara cepat meluas menjadi krisis ekonomi dunia. Hal ini makin menunjukkan kepada kita bahwa perekonomian dunia saat ini bergerak dalam satu mata rantai yang sangat erat. Untuk itu, agar bisa bangkit dari krisis ini serta membangun iklim perdagangan internasional dengan masa depan yang lebih cerah, maka berbagai pihak yang berperan dalam perdagangan internasional tidak terkecuali administrasi pabean, harus membuka peluang sebesar-besarnya untuk bekerja sama secara erat dan berkesinambungan yang didasarkan kepada semangat fasilitasi, penegakan peraturan serta optimalisasi sumber daya.

Selama beberapa tahun belakangan ini, WCO telah membangun kerjasama yang erat dengan dunia usaha serta pihak- pihak swasta yang berperan aktif dalam rantai pasokan internasional. Hal ini diwujudkan dalam berbagai instrument dan best practices yang dilandaskan pada semangat keterbukaan dan dialog. Karena itu dalam kondisi krisis sekarang ini, WCO sangat menyadari bahwa kemitraan pabean dan dunia usaha menjadi semakin penting guna meningkatkan kinerja kedua belah pihak. Dengan keyakinan tersebut di atas, maka sangatlah tepat jika WCO mencanangkan tema peringatan Hari Pabean Internasional ke-58 yang jatuh pada tanggal 26 januari 2010 yaitu “Customs and Business: improving performance through partnership”. Melalui tema ini WCO ingin membuka kesempatan untuk menunjukkan bahwa kebijakan keterbukaan dan pertukaran informasi antara administrasi pabean dan dunia usaha dalam periode perubahan ini akan sangat bermanfaat didalam menghadapi tantangan yang ada.

Saudara-saudara sekalian,
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), sebagai salah satu anggota WCO senantiasa menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung semangat kemitraan yang dicanangkan WCO. Hal ini dapat dilihat dari telah dibangunnya program kemitraan DJBC dengan berbagai pihak, baik di bidang pengawasan maupun di bidang pelayanan yang didasarkan pada semangat fasilitasi dan penegakan hukum.

Momen peringatan Hari Pabean Internasional merupakan saat yang tepat bagi DJBC untuk melakukan sosialisasi secara internal maupun eksternal kepada masyarakat luas tentang peran aktif yang telah dijalankan dalam membangun kerjasama dengan mitra DJBC. Selanjutnya, dengan melakukan evaluasi atas kinerja yang telah diraih selama ini, semoga kita dapat menunjukkan bahwa kemitraan yang positif dan didasarkan pada prinsip keterbukaan serta menjunjung tinggi penegakan peraturan, telah mendorong perbaikan kinerja kedua belah pihak.

Saudara-saudara yang berbahagia,
Sepanjang kurun waktu 5 tahun terakhir, DJBC telah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan program kemitraan DJBC dengan dunia usaha guna meningkatkan peran sebagai fasilitator, dengan tetap melakukan pengawasan yang ketat terhadap lalu lintas barang dalam kerangka perdagangan internasional. Dalam hal ini, saya turut berbesar hati, bahwa DJBC secara konsisten terus memperbaiki dan mengembangkan berbagai program fasilitasi tersebut, sehingga kebutuhan dan harapan para pelaku usaha dan pengguna jasa terhadap DJBC dapat terpenuhi. Hal ini tentunya sangat sejalan dengan semangat kemitraan yang dicanangkan oleh WCO dalam Pilar II Safe Framework of Standards yaitu Customs to Business Partnerships.

Kita tetap menyadari bahwa kemitraan yang dibangun melalui berbagai program fasilitasi maupun kerjasama di bidang pengawasan yang telah dilaksanakan oleh DJBC masih belum dapat memenuhi harapan semua pihak. Namun demikian, saya optimis, di bawah kepemimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang baru, Bapak Thomas Sugijata beserta segenap jajaran pimpinan DJBC, melalui program reformasi birokrasi kepabeanan yang diusung oleh DJBC, serta program pengembangan kapasitas pegawai, baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional, khususnya dalam bidang pembangunan kemitraan, akan dapat memberikan pembelajaran bagi para pegawai dan pejabat DJBC untuk mampu secara mandiri mengembangkan konsep kemitraan nasional dengan standar internasional yang mengacu kepada Pilar II WCO Safe Framework of Standards.

Saudara-saudara sekalian,
Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan penghargaan kepada segenap jajaran pegawai dan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang telah menunjukkan profesionalismenya dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa dan membina kerjasama yang baik dengan berbagai pihak yang didasari pada semangat fasilitasi, keterbukaan dan penegakan peraturan. Adalah harapan kita bersama, bahwa pemahaman akan arti penting kemitraan yang positif akan memberikan dampak yang positif pula bagi daya saing industri dalam negeri dan perekonomian nasional. Untuk itu marilah kita bersama-sama meningkatkan upaya untuk memperbaiki kinerja kita di berbagai bidang yang menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Akhir kata, saya ucapkan Dirgahayu Pabean Internasional. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia yang kita cintai bersama.

Terima kasih,
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Jakarta, 26 Januari 2010

Menteri Keuangan Republik Indonesia

Sri Mulyani Indrawati
 
Baner


Hak Cipta 2009 KPPBC Madya Pabean Bandung
Tampilan Terbaik Menggunakan Firefox 2.x, Opera 9.x, dan Internet Explorer 7.x